Fajarnews.com

Hulu Migas Untuk Negeri

Feature

Komitmen ConocoPhillips Indonesia untuk Membangun Generasi Muda

-
Saat Pelatihan Salon dan Tata Rambut di Desa Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan

Sebagai perusahaan minyak dan gas yang berpusat di Amerika Serikat, ConocoPhillips telah beroperasi di Indonesia lebih dari 40 tahun. Dua wilayah produksi utamanya terletak di lepas pantai (offshore) Laut Natuna Selatan, Kepulauan Riau (Kepri) dan daratan (onshore) Sumatra Selatan.  Pada pelaksanaannya, ConocoPhillips berkomitmen untuk membangun masyarakat setempat di sekitar wilayah kerja perusahaan.

 

Dalam melakukan bisnis, ConocoPhillips Indonesia bersama mitra kerjanya berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat setempat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di sekitar wilayah kerja Perusahaan.  Adapun fokus program CSR yang dilakukan perusahaan adalah pemberdayaan ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan pemeliharaan lingkungan.

 

Dalam penerapan program CSR ini, ConocoPhillips Indonesia melibatkan warga sekitar dan generasi muda. Salah satu program pemberdayaan ekonomi yang turut melibatkan generasi muda dan perempuan di sekitar wilayah kerja Perusahaan di Sumatra Selatan adalah kegiatan pelatihan salon dan potong rambut di Desa Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). 

 

Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan teknis menata rias dan rambut serta pemahaman mengenai cara berbisnis yang baik untuk kesejahteraan hidup yang lebih baik. Pelatihan tersebit diikuti oleh peserta dari berbagai desa di sekitar wilayah kerja; Desa Letang, Supat, Sukamaju, Lubuk Bintialo, Macang Sakti, Pangkalan Bulian, Sako Suban, Simpang Tungkal, Mangsang, dan Dusun Puyuh Tri Tunggal.

 

Tidak hanya itu, di sekitar wilayah kerja Perusahaan di Propinsi Kepriperusahaan melibatkan masyarakat setempat dan generasi muda di Kecamatan Palmatak & Siantan dalam program CSR-nya. Pelatihan sablon kreatif yang diadakan Perusahaan di awal 2014 bertujuan untuk meraih peluang pasar yang tinggi untuk industri sablon, membuka potensi pemuda setempat dan mengeksplorasi energi mereka terlibat pada kegiatan yang lebih produktif yang memiliki ketertarikkan pada industri ini.  Saat pelaksanaan pelatihan, para peserta diajarkan berbagai tehnik sablon kreatif seperti; kaos digital, kaos manual, stiker, foto, gelas bermotif, dan produksi kartu identitas, juga skema bisnis.

 

Saat ini para penerima manfaat program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah kerja tersebut mulai memperoleh manfaat berupa pendapatan dari program-program CSR ini.  Salah satu penerima manfaat yang sudah berhasil bernama Witari, sarjana pariwisata, berumur 24 tahun, yang mencintai dunia seni dan berdomisili di Desa Payaklaman, Kabupaten Kepulauan Anambas. 

 

“Saat saya masih belajar di sebuah universitas di Jakarta, saya berjualan kaos dengan motif khas Anambas, namun karena sekarang saya sudah kembali di Anambas,  saya ingin sekali belajar lebih banyak dari sablon kreatif ini.  Dengan begitu, semoga saya dapat mempromosikan Anambas ke masyarakat luas,” kata Witari dengan gembira.

 

Melalui beragam pelatihan kejuruan tersebut diharapkan dapat membuka dan meningkatkan kemampuan pemuda setempat dan kesejahteraan rakyat di sekitar wilayah kerja Perusahaan, baik wilayah onshore dan offshore. Lebih lanjut, setelah pelatihan selesai ConocoPhillips Indonesia terus melakukan monitoring dan pendampingan secara berkala dengan institusi yang ditunjuk. 

 

Sebagai warga korporasi yang bertanggungjawab, ConocoPhillips Indonesia selalu menempatkan program CSR yang berkesinambungan sebagai bagian dari bisnis dan strategi. ConocoPhillips Indonesia dan SKK Migas percaya bahwa program seperti ini dapat membuka potensi generasi muda setempat dan memberi bekal dasar bagi mereka untuk pengembangan diri dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa.